Belajar jadi ibu tidak selalu datang dari buku parenting atau...
Baca Lebih LanjutSeperti Anak
Belajar Memahami Diri Sendiri,
Sedikit Demi Sedikit
Kadang bertumbuh dimulai dari berhenti sejenak, memperhatikan sekitar dan mengenali apa yang sebenarnya kita rasakan.
Lebih dari Sekadar Membaca
Seperti Anak adalah ruang untuk belajar memahami diri sendiri, sekaligus tempat untuk berbagi, berkontribusi, dan bertumbuh bersama.
Jadi Penulis
Punya cerita, refleksi, atau pelajaran hidup yang ingin dibagikan?
Tuliskan dengan caramu sendiri.
Survei dan Opini Komunitas
Bantu kami memahami pengalaman nyata banyak orang dan menciptakan konten yang lebih relevan.
Dukungan Seperti Anak
Punya bisnis, karya, atau proyek yang sejalan dengan nilai yang kami bawa? Mari bertumbuh bersama.
Slow Living Toolkit
Kumpulan worksheet, template, dan sumber daya gratis
untuk menemani perjalananmu.
Produk Seperti Anak
Wallpaper, printable, dan produk digital yang dibuat dengan penuh perhatian
untuk menemani hari-harimu.
Tulisan Terbaru di Seperti Anak
Refleksi, pengalaman, dan sudut pandang sederhana untuk bertumbuh dan memahami diri.
Sebelum Lulus Kuliah, Ini 7 Hal Penting Tentang Hidup
Menjelang lulus kuliah, banyak orang merasa bingung, cemas, dan tidak...
Baca Lebih LanjutKenali 7 Emosi yang Baru Muncul Saat Kamu Masuk Usia 20-an
Memasuki usia 20-an, emosi sering terasa semakin rumit dan membingungkan....
Baca Lebih LanjutMasalah Keluarga di Usia 20-an yang Jarang Dibicarakan
Masalah keluarga sering kali hadir diam-diam dan memengaruhi cara seseorang...
Baca Lebih LanjutProses Menjadi Dewasa dan Hal-Hal yang Perlahan Berubah
Proses menjadi dewasa membawa banyak perubahan yang sering terasa pelan...
Baca Lebih LanjutKota Besar Ini Tidak Pernah Benar-Benar Diam
Hidup di kota besar sering membuat emosi datang lebih cepat...
Baca Lebih LanjutTentang Seperti Anak
Mengapa Seperti Anak?
Seiring bertambah dewasa, kita sering merasa harus selalu tahu jawabannya. Harus kuat, harus mengerti, harus segera menemukan jalan keluar. Padahal mungkin sesekali kita hanya perlu kembali belajar seperti anak kecil: bertanya, mencoba, mengamati, dan memberi ruang bagi diri sendiri untuk belajar. Seperti Anak hadir sebagai wadah refleksi untuk mereka yang sedang bertumbuh, sedikit demi sedikit.
“Kita mungkin tidak saling mengenal, bahkan berada pada jarak yang jauh. Namun dengan wadah ini, semoga kita bisa lebih hangat dan saling menyapa, memberikan semangat dan memperluas pandangan untuk memiliki hati yang lapang dan bijaksana. Seperti seorang anak yang polos dan lugu, hatinya yang tulus selalu berhasil membuat dunia tersenyum.”
Salam Seperti Anak
