Perpustakaan Emosi

  • Anxiety Spiral: Kondisi ketika kecemasan berkembang menjadi semakin besar karena pikiran negatif yang terus berulang.
  • Attachment Issues: Kesulitan membangun atau mempertahankan hubungan yang sehat akibat pengalaman emosional di masa lalu.
  • Baper (Bawa Perasaan): Kondisi ketika seseorang menjadi terlalu sensitif atau mudah tersinggung karena ucapan maupun tindakan orang lain.
  • Beige Flag: Kebiasaan atau sifat unik yang tidak selalu baik atau buruk, tetapi terasa aneh atau menggelitik.
  • Brain Fog: Kondisi ketika pikiran terasa lambat, sulit fokus, atau terasa berkabut sehingga sulit berpikir jernih.
  • Breadcrumbing: Memberikan perhatian atau harapan secukupnya agar seseorang tetap bertahan tanpa benar-benar berkomitmen.
  • Burnout: Kondisi kelelahan fisik, mental, dan emosional akibat tekanan atau beban yang berlangsung dalam waktu lama.
  • Cringe: Perasaan malu, risih, jijik, atau tidak nyaman ketika melihat perilaku yang dianggap memalukan atau canggung.
  • Delulu: Slang dari delusional yang menggambarkan kondisi ketika seseorang terlalu larut dalam khayalan atau harapan yang tidak realistis.
  • Doomscrolling: Kebiasaan terus membaca berita atau konten negatif di media sosial hingga memicu rasa cemas atau putus asa.
  • Down: Kondisi ketika seseorang merasa sedih, kehilangan semangat, atau sedang berada dalam titik emosional yang rendah.
  • Emotional Dumping: Meluapkan seluruh beban emosi kepada orang lain secara terus-menerus tanpa memberi ruang untuk respons yang sehat.
  • Emotional Numbness: Kondisi ketika seseorang merasa mati rasa sehingga sulit merasakan emosi, baik positif maupun negatif.
  • FOMO (Fear of Missing Out): Rasa cemas karena takut tertinggal pengalaman, informasi, atau kesempatan yang dimiliki orang lain.
  • Gacor: Slang yang digunakan untuk mengekspresikan rasa puas karena hasil, performa, atau keberuntungan yang sangat baik.
  • Galau: Perasaan bingung, resah, sedih, atau bimbang saat menghadapi suatu keadaan, terutama dalam hubungan atau kehidupan.
  • Geli: Perasaan jijik, risih, atau tidak nyaman terhadap sesuatu yang dianggap menjijikkan atau mengganggu.
  • Ghosting: Menghilang atau memutus komunikasi secara tiba-tiba tanpa penjelasan sehingga sering menimbulkan kebingungan dan luka emosional.
  • Green Flag: Tanda atau perilaku yang menunjukkan hubungan, komunikasi, atau karakter yang sehat dan dapat dipercaya.
  • Healing: Proses memulihkan luka emosional, menerima pengalaman hidup, dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih sehat.
  • Hype: Antusiasme yang sangat tinggi hingga membuat seseorang merasa bersemangat terhadap sesuatu.
  • Impostor Syndrome: Perasaan tidak pantas atas pencapaian sendiri dan takut suatu saat dianggap tidak kompeten.
  • Insecure: Perasaan tidak percaya diri atau merasa kurang dibandingkan orang lain.
  • JOMO (Joy of Missing Out): Perasaan tenang dan bahagia karena memilih menikmati waktu sendiri tanpa harus mengikuti semua hal.
  • KZ Syndrome(Knowledge-Zapping): Istilah populer untuk kondisi ketika terlalu banyak informasi membuat seseorang sulit fokus atau mengambil keputusan.
  • Love Bombing: Memberikan perhatian, kasih sayang, atau pujian secara berlebihan untuk memperoleh kedekatan atau mengendalikan seseorang.
  • Mental Breakdown: Kondisi ketika seseorang merasa kewalahan secara emosional hingga sulit menjalankan aktivitas seperti biasanya.
  • Mood Swing: Perubahan suasana hati yang terjadi secara cepat dalam waktu singkat.
  • Ngenes: Perasaan sedih, miris, atau kasihan terhadap diri sendiri maupun orang lain karena mengalami keadaan yang menyedihkan.
  • Ngeri: Perasaan takut, terancam, atau tidak nyaman ketika melihat atau membayangkan sesuatu yang menyeramkan, ekstrem, atau berbahaya.
  • Overthinking: Kondisi ketika seseorang terus-menerus memikirkan suatu hal secara berlebihan hingga memicu kecemasan.
  • Parno: Slang dari paranoia yang menggambarkan rasa takut, cemas, atau curiga secara berlebihan terhadap sesuatu yang belum tentu terjadi.
  • People Pleaser: Kecenderungan untuk selalu menyenangkan orang lain meskipun harus mengorbankan kebutuhan atau perasaan sendiri.
  • Quarter-Life Crisis: Masa ketika seseorang merasa bingung, cemas, atau kehilangan arah mengenai karier, hubungan, maupun tujuan hidup pada usia dewasa muda.
  • Red Flag: Tanda atau perilaku yang menunjukkan adanya potensi masalah atau hubungan yang tidak sehat.
  • Salty: Perasaan kesal, sebel, atau ngambek karena hal yang dianggap mengecewakan, mengganggu, atau tidak sesuai harapan.
  • Savage: Sikap atau respons yang sangat pedas, berani, dan tanpa basa-basi sehingga sering membuat orang lain terkejut atau tersinggung.
  • Self-Doubt: Perasaan ragu terhadap kemampuan, keputusan, atau nilai diri sendiri.
  • Self-Love: Sikap menghargai, menerima, dan merawat diri sendiri tanpa harus merasa sempurna.
  • Shock: Perasaan sangat terkejut akibat menerima kenyataan atau informasi yang tidak disangka-sangka.
  • Slay: Perasaan bangga, puas, dan percaya diri karena berhasil melakukan sesuatu dengan sangat baik atau mengesankan.
  • Sus: Slang dari suspicious yang digunakan ketika seseorang merasa curiga, ragu, atau menganggap ada sesuatu yang tidak beres.
  • Tantrum: Ledakan emosi berupa marah, menangis, atau mengamuk secara intens karena frustrasi atau kesulitan mengendalikan perasaan.
  • Touch Starved: Perasaan kesepian atau hampa karena kurang mendapatkan sentuhan fisik yang menenangkan dari orang lain.
  • Trauma Dumping: Tindakan menceritakan pengalaman traumatis secara berlebihan kepada orang lain tanpa mempertimbangkan kesiapan mereka.
  • Triggered: Kondisi ketika suatu situasi, ucapan, atau pengalaman memicu kembali emosi yang sangat kuat akibat pengalaman buruk sebelumnya.
  • Unbothered: Slang untuk sikap tenang dan tidak terpengaruh oleh komentar, drama, atau penilaian orang lain.
  • Xenophobia: Rasa takut, tidak nyaman, atau kebencian terhadap orang asing atau kelompok yang dianggap berbeda.
  • Xenodochial: Kebalikan dari xenophobia, yaitu sikap terbuka dan ramah terhadap orang asing. (Jarang digunakan.)
  • YOLO (You Only Live Once): Pola pikir yang mendorong seseorang menikmati hidup karena merasa hidup hanya sekali.
  • Yearning: Perasaan rindu atau mendambakan sesuatu secara mendalam.
  • Yapping: Slang untuk kebiasaan berbicara atau mengeluh terus-menerus karena sedang bersemangat atau meluapkan emosi.
  • Zoom Fatigue: Kelelahan mental akibat terlalu lama mengikuti rapat atau aktivitas melalui video call.
  • Zoned Out: Kondisi ketika pikiran melayang sehingga sulit fokus terhadap keadaan sekitar.
  • Zoning Out: Kebiasaan kehilangan fokus atau “blank” untuk sementara waktu.
  • Zen: Keadaan batin yang tenang, damai, dan seimbang.
  • Zero Chill: Slang untuk seseorang yang bereaksi secara berlebihan atau tidak bisa bersikap santai.